
Ia berdiri siap, menarik napas dalam-dalam, dan membiarkan cahaya memancar anggun dari dahi hingga kakinya. Sang idola muda sudah terbiasa dengan penampilan seperti ini. Saat itu, seberkas cahaya menari-nari, seolah panggung kosong memanggilnya. Tak ada persiapan lagi, hanya satu langkah maju.

Berlari ke Malam