
Dengan cahaya lilin, ia membolak-balik buku-buku usang, sementara sepasang mata mengamati dalam diam dari ambang jendela. Hari demi hari, ia dan burung itu berbagi persahabatan yang tenang ini. Pengetahuan terungkap seperti bab-bab, dan persahabatan berakar dengan lembut dan tanpa disadari.