
Bohlam-bohlam yang mengelilingi cermin rias berkilauan bagai mutiara yang berkilauan, menyinari setiap wajah dengan cahaya lembut yang menonjolkan senyum malu-malu mereka yang penasaran. Dalam hati, Ennio diam-diam berharap panggung ini suatu hari nanti akan menjadi rumah abadi mereka.