
Ketika buku catatan berat itu tak lagi muat untuk selembar daun baru, gadis kecil yang tertatih-tatih di belakangnya akhirnya memahami setiap musim berbunga, meski langkahnya sendiri tersendat. Aku rindu menggunakan bahasa bunga yang kau ajarkan untuk menggubah lagu yang tak pernah berakhir.