
Burung hijau itu menukik rendah beberapa kali sebelum memetik sekuntum bunga tak bernama dari ujung jalan setapak. Ia menyelipkan bunga itu ke rambut gadis itu, dan senyum lembut tersungging di wajahnya. Mungkin kehangatan yang dekat sama berharganya dengan keindahan yang telah hilang.