
Melalui latihan tanpa henti selama berhari-hari, keterampilannya dikembangkan setahap demi setahap, dan palet serta kuas secara bertahap menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupannya. Bahkan, meskipun sudah usang dan pudar, kedua alat lukis ini terus bersinar dengan cahaya inspirasi.