
Debut teater itu bagaikan mimpi yang tak ingin diganggu Ennio, jadi ia merekam setiap detailnya sebelum bangun. Bayangan yang paling membekas di benaknya adalah tangan-tangan yang tak terhitung jumlahnya menariknya ke atas panggung saat tirai dibuka. Begitu ringan, namun begitu berat.