
Pohon raksasa itu merentangkan cabang-cabangnya ke langit biru, di balik kabut hutan, kanopi hijaunya diam-diam menaungi segalanya di bawahnya. Ia mengikuti jalur terbang burung itu, melangkah ke padang rumput yang dihiasi sinar matahari yang tersebar. Ia mendongak, dan sehelai daun kecil baru yang menggantung di atas dengan riang mengusap hidungnya.