
Ia tak mau terpanggil oleh kekhawatiran sepele. Ia rindu siang dan malam untuk menjadi pahlawan, membayangkan Behemoth yang meraung dan Esensi Kegelapan yang kuat. Kini, takdir akhirnya menyuruhnya membunyikan terompet dan maju. Ia mengangkat pedangnya dan melangkah keluar untuk pertama kalinya.