
Kenangan akan gunung dan sungai yang tak terhitung jumlahnya meleleh bagai air mata di antara kuncup-kuncup yang layu. Merah tua berlumuran darah bagai pohon maple merah yang telah lama layu, ia menatap sendu pada cahaya api yang memudar yang buru-buru menutupi tahun-tahun yang telah berlalu.