
Benang-benang takdir, yang kini dipenuhi duri, telah meremukkannya menjadi polong teratai yang layu, tak mampu memberi nutrisi atau berbuah. Bagaimana mungkin kesempurnaan mentolerir kekurangan? Bahkan satu kekurangan pun membuat bejana menjadi tidak lengkap, tak mampu menampung giok atau anggur terbaik sekalipun.