
Saat pikiran-pikiran berhamburan seperti daun-daun yang gugur, sebuah tangisan samar memecah keheningan. Seekor Behemoth muda, yang masih goyah dengan kaki barunya, tersandung ke tempat peristirahatan, perlahan mendekati ibunya. Sang penyair memandang bayi yang baru lahir itu, lalu ke Behemoth yang lebih tua, dan tampaknya memahami "siklus" tersebut.