
Si penebang kayu tiba-tiba merasa seringan burung layang-layang, aroma pinus yang sejuk menyapu wajahnya. Ketika tersadar, ia mendapati dirinya berdiri di jalan setapak pegunungan, menatap kosong ke arah cakrawala tempat awan yang berarak melintas, berkilauan dengan pecahan-pecahan cahaya bak batu giok.

Ikatan Tenunan Tinta