
Ketika sosok-sosok yang dikenalnya tak kunjung muncul setelah beberapa malam tertentu, ia mengerti artinya. Mereka mungkin telah menjadi desahan hutan, sisa kesedihan yang rapuh. Maka ia menggumamkan elegi ke dalam angin malam yang sunyi, berharap itu bisa dianggap sebagai kenangan pernah berjalan bersama mereka.

Mimpi yang Dicium Putih