
Genggaman pemburu liar itu pada pisaunya mulai bergetar. Ia hanya melihat satu siluet, namun di sekelilingnya bergema suara langkah kaki yang tak terhitung jumlahnya, menggerakkan angin dan dedaunan. Bayangan bergoyang. Semak-semak bergumam. Seolah-olah kemarahan hutan itu sendiri telah menjelma, turun untuk menghakimi.

Sendirian di Tepi Ranting