
Berjalan melintasi gurun pegunungan, ia menatap pemandangan cerah di kejauhan, jembatan-jembatan batu yang dibingkai pohon willow hijau tempat anak-anak sering bermain, mengejar dan menerbangkan layang-layang. Di dekatnya, paviliun dan menara berdiri sunyi; bertahun-tahun yang lalu, ia pernah mendaki ke sana untuk menyaksikan turunnya salju dan berlama-lama hingga larut malam, tak bisa tidur di bawah lentera-lentera yang menyala.