
Salju yang dingin menerangi batas kegelapan, sementara suku tersebut membangun dinding dengan nyanyian mereka. Dia masih belum memahami seberapa berat misinya; dia hanya menyaksikan butiran salju lembut jatuh, mencair di sudut matanya, lalu membeku kembali menjadi embun beku yang berkilau.