
Air mata penuh syukur tumpah di pipi gadis itu ketika dia kembali ke rumah. Dia membawa kedua penjaga hutan itu ke pemandangannya yang paling berharga: taman bunga merah muda dengan kelopak bunga yang menari bebas tertiup angin. Di sana, debu perjalanan mereka hanyut, dan hati mereka yang lelah ditenangkan.