
Kau angkat mimpi-mimpiku dengan lembut dan membungkuk untuk menaburkannya ke tanah lembut hamparan bunga. Ketika benih-benih itu tumbuh menjadi tunas-tunas baru yang malu-malu, aku terbangun dan melihat sekeliling, tetapi tak pernah melihat tangan-tangan yang melindungiku dari angin dan hujan.