
Saat tangan hangat itu menggenggamnya, ia tahu ketakutannya hanyalah ombak yang berlalu. Sesaat, semua masalahnya surut bagai air pasang. Ia tak berani membayangkan apa yang mungkin terjadi seandainya ia tak mengikutinya diam-diam, hanya merasa lega melihatnya aman, hatinya damai.