
Ia sering teringat malam-malam yang dihabiskan bersama Papa. Saat itu, langit selalu diselimuti warna ungu pucat, seperti bulu di perutnya, lembut dan hangat. Langit masih berwarna ungu yang sama sekarang, namun entah mengapa, rasanya tidak lagi sama.

Puisi-puisi yang Tak Layu