
Ia meracik ramuannya, menjelaskan keseimbangan organ, aliran darah, dan jiwa. Mendongak, ia melihat anaknya yang masih kecil memegang kuas, memanfaatkan cahaya bulan untuk menyalin setiap kata. Di matanya sudah terbentang bentuk-bentuk rumput, batu, serangga, dan binatang.

Palet Takdir