
Sang Master Keberanian akhirnya membuka pintu hati yang berat dan meninggalkan ruangan hangat yang telah memenjarakan keberaniannya. Ia telah tinggal di sana terlalu lama, cukup lama untuk melupakan tujuan awalnya. Kini ia ditakdirkan untuk medan perang yang telah lama dinantikan—tempat yang disebut "Kehidupan".