
Ia menghabiskan sepanjang malam menatap tepi sungai, hingga setiap jendela rumah menyala dengan cahaya lilin yang menandakan semuanya baik-baik saja, lalu padam saat waktu tidur tiba. Hingga dalam kegelapan hanya tersisa cahaya bulan perak, yang menetes lembut di rambut panjangnya yang basah.