
Setelah bertahun-tahun pergi, gadis itu terkadang bertanya-tanya apakah malam musim dingin yang abadi di tanah kelahirannya hanyalah bayangan dari imajinasinya. Awan tebal berkumpul di tepi langit asing, memanggilnya dalam mimpinya—suara dari masa lalunya, tanah kelahirannya, dan dirinya sendiri.