
Di malam-malam yang gelisah dan tak bisa tidur itu, bisikan-bisikan rapuh bergema di benaknya: "Ennio adalah tulang punggung Lorelei yang terkuat!" Ia tak berani membuka mata, ataupun melupakan; alih-alih, ia menjahit penyesalan dan kerinduannya ke dalam benang-benang itu.