
Para pencuri itu menjerit ketakutan, merangkak di tanah dan memohon ampunan kepada hutan. Mata indahnya yang seperti mutiara memantulkan wajah-wajah mereka yang bengkok, mengungkapkan jiwa-jiwa yang telah lama terkikis oleh keserakahan. Ketakutan dan kehinaan, berubah menjadi keadaan keburukan saat ini.

Panggilan Hutan