
Bertahun-tahun kemudian, ia menyadari keringat yang membasahi kostumnya malam itu telah meninggalkan bekas yang tak terlupakan. Setiap kali nada terdistorsi meletus, arus listrik kembali mengalir deras ke tulang-tulangnya, membuat punggungnya kembali seperti saat ia berusia sembilan belas tahun.