
Pergilah, anakku! Guntur hutan membangkitkan darahnya; ranting-ranting kayu yang terkumpul membakar di antara tulang-tulangnya. Kewajiban membunyikan terompet—Sucikan! Sucikan! Bakar habis kegelapan dan kerusakan. Di sini, hanya ada anak-anak alam; di sini, hanya harapan dan kehidupan yang tersisa.