
Sang penari memeluk gadis itu dengan lembut. Terlepas dari semua yang ingin ia katakan, "jaga diri" adalah satu-satunya kata yang bisa ia ucapkan. Gadis itu memperhatikan siluet sang penari yang menyatu dengan malam, melamun, sebelum sebuah pikiran muncul di benaknya yang mendesaknya untuk mengunci pintu, mengakhiri keramahan singkat sang penari.

Kemegahan yang Hancur