
Ketika rembulan tenggelam bagai air, ia mendengar putrinya menyalakan lampu dan melangkah masuk ke kebun herbal. Kepalanya tertunduk, memetik daun-daun untuk mempercepat proses pembuatan ramuan obat baru. Cahaya rembulan jatuh jernih dan lembut bagai kain kasa, diam-diam menyelimuti cinta yang tak terucapkan itu.

Palet Takdir