
Seorang cendekiawan muda berdiri di bawah pohon, menunggu hujan membasahi lengan bajunya. Sebuah payung kertas muncul; seorang gadis yang lewat, bermata cerah dan tertawa, menghindari tatapannya saat mereka berbicara, hujan menenun ikatan rapuh kehidupan mereka.

Palet Takdir