
Di atas meja terdapat sepiring permen—biasa saja dan tidak menggoda. Catatan di sampingnya kosong, seperti buku catatan PR seorang gadis. Tapi tidak apa-apa! Gadis itu benar-benar adil, jadi dia memasukkan permen terakhir ke mulutnya juga.

Terungkap dalam Mimpi