
Hari yang riang berlalu begitu saja, ia bermain-main dengan angin dan tangkai-tangkai gandum yang terkulai. Ia berbaring di ladang, mengenakan pakaian yang telah ia buat dengan susah payah. Bagaimana masa depannya nanti? Ia mencoba menggambar cetak biru, tetapi mendapati kanvas pikirannya kosong melompong.