
Sangkakala keserakahan telah dibunyikan, mereka berdiri berdampingan, dan takkan pernah menyerah. Yang satu adalah tawanan nyanyian, yang lain adalah arwah dalam kobaran api. Rambut mereka menari di tengah salju dan es, seperti pisau, seperti panah, seperti sebuah pernyataan yang tak bisa dihancurkan.