
"Jika bahkan dia pun tidak bisa dipercaya, lalu siapa lagi yang bisa?" Meskipun kebenaran telah terungkap, desas-desus yang tersisa masih melekat seperti kapas basah di tenggorokan. Bayangan tetap ada, dan kegelisahan kelabu mengancam untuk menyebar ke seluruh negeri sekali lagi.

Dalam Warna Aku Mekar