
Sayap yang ditempa dari es dan salju akhirnya mencair. Dengan darahnya yang abadi membara, ia menyalakan lautan api di langit. Saat nyala padam, bara pun membawa pergi semua jejak keberadaannya... Hanya gelombang di tepi pantai yang masih lembut menyentuh sisa hangat dari mimpi yang telah lalu.