
Puisi yang luar biasa itu akhirnya mencapai halaman terakhirnya: Matahari yang terik menuangkan emas cair dari atas, dan nyala api yang tidak padam tergantung tinggi di langit menanam benih api abadi di hati gadis itu. Pada akhirnya, sosoknya ditelan oleh cahaya yang menyala-nyala.