
Maka ia mengangkat kakinya sekali lagi dan melangkah lagi. Ia berbalik dan berlari, seperti yang telah ia lakukan ribuan kali sebelumnya. Ia tahu tubuhnya seperti tunas muda; ia ingin melemparkan dirinya ke dalam api takdir yang berubah-ubah dan terbakar oleh gairah.

Panggilan Hutan