
Ketika kebenaran runtuh dengan gemuruh, ia menjadi sebuah perumpamaan; mukjizat mundur dalam keheningan, hanya menyisakan ilusi yang memudar. Ternyata ada suatu momen ketika bahkan waktu pun rela menghentikan rotasinya yang tak terbatas untuk mendengarkan keluhan dan doa-doa dunia.