
Di tempat burung-burung penyanyi bernyanyi di bawah hangatnya sinar matahari, angin sepoi-sepoi yang menembus rerumputan membawa aroma herba. Di sebelah timur pagar herba, sebelah barat pagar herba, orang masih ingat janji yang terucap di tengah hujan. Tunas-tunas hijau lembut melengkung bagai alis ramping, sementara seekor kupu-kupu mungil hinggap di antara mereka.

Palet Takdir