
Tidak lagi tertarik menjadi sorotan, dia menemukan cahaya di balik kabut yang mengingatkannya akan tarian pertamanya. Saat air mata dan keringat bersatu menjadi sungai yang baru, dia berenang menuju bintang jatuh selanjutnya, seperti Belut Pita Merah Muda yang mengejar mimpinya.

Tarian Pita