
Dengan ekornya berubah jadi kaki, dia maju, membalap menuju kebebasan seperti sebuah bintang jatuh. Hanya ketika air hujan melembabkan kulitnya, dan sisik baru mulai terbentuk, apakah dia samar-samar teringat kembali hari-harinya sebagai Belut Pita di Danau Sutra.

Sirip Bintang