
Kau harus mengangkat pedang tajammu, menodai rokmu dengan jelaga perang, dan pergi ke medan perang yang telah diinjak-injak itu, membiarkan rasa takut menyanyikan pujian untuk penobatanmu. Suara mereka bukanlah untuk kau perhatikan; penderitaan mereka bukanlah untuk kau pedulikan. Hanya dengan cara inilah kau bisa menjadi putri kerajaan.