
Ia bersembunyi di balik panggung, menerangi pusat panggung dengan imajinasi dan ciptaannya, hingga tepuk tangan dan lampu meredup, dan kebingungan mengkristal menjadi introspeksi. Tiba-tiba, awan dan embun membawa sinar matahari, menerangi jalan-jalan yang belum ia lalui.

Hujan Matahari yang Jauh