
Hutan itu membisikkan masa lalunya kepada gadis itu. Dahulu kala, sebuah jiwa tanpa nama mengorbankan hidupnya untuk menyucikan tanah. Di bawah bulan, sumpah diucapkan, mengukir legenda yang tersegel ke dalam sebuah puisi abadi. Generasi demi generasi membawa kilauan abadi itu, memelihara masa depan yang perlahan berakar.