Puisi Hijau

Puisi Hijau

4

Nyanyian sang penyair melayang melintasi tanah tak berujung, tak pernah berhenti di hutan mana pun, hingga ia berjalan di samping Behemoth. Mata Behemoth yang diam mencerminkan matanya, wujudnya yang besar menunduk mendengarkan dengan penuh perhatian. Ketika tanduknya menyentuh rebana miliknya dengan lembut, hutan pun mempelajari bahasa puisi.

Barang (8)
Anggun
977
Segar
266
Manis
244
Seksi
261
Dingin
1950

Variasi

Puisi Hijau

Evo 1

Verdant Verse: Flare

Evo 1

Verdant Verse: Cycle

Sudah Dipercantik