
Duduk berhadapan, menatap matanya dalam permainan yang hening, mereka pernah berbagi mimpi abadi yang tak terhitung jumlahnya. Namun, bagaikan air yang mengalir dan bunga yang berguguran, hidup penuh dengan penyesalan yang panjang. Gadis itu tak pernah mengungkapkan rasa nyaman akan reuni, hanya tawa lembut, menyembunyikan kerinduannya dalam teka-teki rembulan yang pucat.

Palet Takdir