Tak Ada Lagi Besok: Ember

Tak Ada Lagi Besok: Ember

5
Rambut

Dari bawah atap, tetesan air jatuh. Apakah itu api yang terkondensasi atau hujan darah yang tak henti-hentinya? Semasa kecil, ia senang bernyanyi untuk api dan hujan, namun kini bayangan-bayangan itu bernoda merah tua. Ketika ia membuka mulut untuk berbicara kepada rumah lamanya, hanya ratapan tajam yang keluar.

Barang (10)
Rias (5)
Anggun
299
Segar
85
Manis
71
Seksi
540
Dingin
77

Pakaian

Tanpa Nama, Tanpa Pamrih: Ember

Tanpa Nama, Tanpa Pamrih: Ember