
Hingga rajanya bersabda: "Dunia tanpa kelaparan, tanpa air mata, tanpa perbedaan jenis kelamin atau kelahiran." Seketika, jemarinya yang terkepal mengendur, seolah ia bisa melihat tawa muncul dari reruntuhan yang menangis, membasuh darah yang menggenang di tenggorokannya.

Jalan Yang Dipilih